Gunung Katun Malai, Tulang Bawang Barat — Ketersediaan produk olahan ikan yang bernilai ekonomis dan mudah dikembangkan masih menjadi tantangan bagi masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan yang memiliki potensi hasil perikanan lokal. Menyadari hal tersebut, Institut Teknologi Sumatera (ITERA) melalui Program Desa Binaan–Kuliah Kerja Nyata (KKN) kembali hadir membawa solusi berbasis edukasi dan pemberdayaan masyarakat.
Tahun ini, Desa Gunung Katun Malai menjadi lokasi pelaksanaan KKN PPM 49 ITERA. Program ini mengusung semangat kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat setempat dengan fokus pada pemanfaatan ikan wader sebagai bahan baku pembuatan kerupuk ikan. Melalui kegiatan sosialisasi dan praktik pembuatan kerupuk ikan wader, KKN PPM 49 ITERA diharapkan mampu meningkatkan nilai tambah hasil perikanan lokal, membuka peluang usaha rumahan, serta mendorong kemandirian ekonomi masyarakat desa.
Sebagai bagian dari kegiatan KKN PPM 49 ITERA di Desa Gunung Katun Malai, mahasiswa melaksanakan kegiatan pengenalan pengolahan kerupuk ikan wader yang berbasis pada potensi sumber daya perikanan lokal. Kegiatan ini dirancang untuk memberikan wawasan serta keterampilan praktis kepada masyarakat dalam mengolah hasil tangkapan menjadi produk pangan olahan yang memiliki nilai jual.
Pada kegiatan tersebut, mahasiswa menyampaikan berbagai informasi terkait karakteristik ikan wader, tahapan pengolahan menjadi kerupuk, serta aspek kebersihan dan keamanan pangan yang perlu diperhatikan selama proses produksi. Selain itu, masyarakat juga diperkenalkan pada peluang pengembangan kerupuk ikan wader sebagai produk olahan rumahan yang dapat mendukung peningkatan pendapatan keluarga.
Kegiatan tidak hanya bersifat penyuluhan, tetapi juga dilengkapi dengan praktik langsung pembuatan kerupuk ikan wader. Masyarakat terlibat secara aktif mulai dari persiapan bahan, proses pengolahan adonan, hingga teknik pengeringan. Pendampingan dilakukan oleh mahasiswa agar setiap tahapan dapat dipahami dan diaplikasikan secara sederhana sesuai kondisi rumah tangga.
Melalui rangkaian kegiatan pengenalan dan praktik pengolahan kerupuk ikan wader, KKN PPM 49 ITERA di Desa Gunung Katun Malai berupaya mendorong pemanfaatan sumber daya perikanan lokal secara lebih optimal. Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada peningkatan pengetahuan, tetapi juga pada keterlibatan langsung masyarakat dalam mengolah hasil perikanan menjadi produk yang memiliki nilai tambah dan peluang ekonomi.
Sinergi antara mahasiswa, pihak kampus, pemerintah desa, dan masyarakat menjadi elemen penting dalam mendukung tumbuhnya inisiatif usaha berbasis rumah tangga. Dengan adanya pendampingan dan transfer keterampilan, masyarakat diharapkan mampu mengembangkan pengolahan kerupuk ikan wader secara mandiri sebagai salah satu alternatif penguatan ekonomi desa. langkah-langkah sederhana yang diterapkan dalam kegiatan ini menjadi awal bagi terciptanya desa yang lebih mandiri dan berkelanjutan, dengan pengelolaan potensi lokal sebagai fondasi utama menuju peningkatan kesejahteraan masyarakat Desa Gunung Katun Malai.